Wednesday, 2 December 2015

Filled Under:

Sarjana Tidak Mau Gaji Kecil? Lebih Baik Nganggur?

Apakah sebagai seorang sarjana menjadikan seseorang jual mahal? Tidak mau mendapatkan gaji rendah? Atau mau selamanya jadi pengangguran saja dibandingkan harus digaji kecil?

Inilah ironi yang terjadi, sebenarnya sebagai seorang sarjana tidak perlu malu dan gengsi mendapatkan gaji kecil. Entah itu mungkin hanya menjadi seorang satpam atau tukang ojek misalnya, apa salahnya?

Apakah pengangguran lebih baik dibandingkan mereka yang menjadi seorang satpam atau tukang ojek? Tentu saja tidak. Masih mending seorang satpam dan tukang ojek yang mau bekerja dibandingkan seorang sarjana yang jual mahal dan lebih memilih menjadi seorang pengangguran bersertifikat.

Memang titel sarjana akan menjadi sia-sia ketika mereka yang sudah susah payah kuliah ternyata memutuskan hanya bekerja sebagai pekerja kasar saja yang tidak membutuhkan pendidikan di bangku kuliah.


Namun jangan menyesal, percayalah titel sarjanamu akan berguna suatu saat nanti. Pengangguran tidak lah lebih baik dibandingkan orang-orang yang mau berjuang meskipun hanya mendapatkan seribu hingga dua ribu saja per harinya.

Tetap semangat menyebarkan lamaranmu, atau mungkin kamu bisa melakukan alternatif lain dengan berbisnis. Tidak perlu langsung bisnis yang besar, bisnis kecil-kecilan juga sangat lumayan sebagai pembelajaran.

0 comments:

Post a comment