Sunday, 14 February 2016

Filled Under: ,

Lulus Tepat Waktu Atau Telat Demi IPK?

Ketika sudah di tingkat akhir perkuliahan, pilihan ini sering muncul bagi mereka yang memiliki IPK pada batas-batas atas. Misalnya saja IPKnya 2.99, nah orang itu tentu saja akan merasa sangat "nanggung" ketika IPKnya tidak bisa mencapai kepala 3 atau diatas 3. Sedangkan orang itu sudah tidak bisa meningkatkan lagi IPKnya, kecuali dia memperpanjang masa perkuliahannya yang menyebabkan telat lulus.


Lalu bagaimana sebaiknya? Apakah memilih lulus saja atau mengambil kuliah 1 semester lagi demi meningkatkan IPK?

Disini sebenarnya tergantung dari target atau cita-cita yang ingin dicapai oleh orang tersebut. Ketika orang ini tidak berniat untuk melanjutkan S2 lagi atau tidak berniat menjadi PNS (yang biasanya mensyaratkan batas IPK), sebaiknya lulus tepat waktu saja dan mulai mencari pekerjaan. Karena pada dasarnya tidak semua pekerjaan mensyaratkan nilai minimum IPK. Namun memang peluang orang itu hendak melamar ke perkejaan yang mensyaratkan nilai minimum IPK menjadi berkurang.

Sebenarnya juga ada faktor lain yang juga mempengaruhi pengambilan keputusan untuk masalah ini, yaitu bagaimana pengalaman kerja atau keaktifanmu semasa kuliah? Apakah kamu orang yang sering ikut proyek? Kerja parttime? Banyak prestasi? Sering ikut lomba?


Nah dalam kondisi tersebut IPK yang batas atas tersebut sebenarnya masih dimaklumi. Karena IPKmu tidak mencapai batas tersebut dianggap masuk akal karena kesibukanmu yang bermanfaat tersebut. Dan tentu saja pengalaman atau keaktifanmu itulah yang akan mengangkat nilai tambah pada dirimu. Jadi pada kondisi ini sebaiknya lulus tepat waktu saja. Lain halnya jika IPKmu pas-pasan karena kamu banyak main loh.

Nah tapi buat yang pengen banget S2 ditempat yang bagus, sebaiknya telat saja demi IPK. Karena beberapa universitas yang bergengsi benar-benar mensyaratkan nilai minimum IPK ini. Dan jelas peluangmu untuk lanjut kuliah ke tempat yang kamu inginkan ersebut akan tertutup apabila IPKmu tidak mencapai batas yang disyaratkan.

Ya memang sebenarnya tergantung apa target dan cita-citamu kedepannya.

0 comments:

Post a comment