Sunday, 2 October 2016

Filled Under: ,

Inilah Alasan Kenapa Jadi Dosen Lebih Enak Ketimbang Jadi Guru SD, SMP, dan SMA

Profesi menjadi dosen barangkali jarang terpikirkan oleh orang. Apalagi untuk mereka yang sudah kuliah. Apapun jurusan kuliahnya, mereka jarang terbayang profesi menjadi dosen. Apalagi mahasiswa yang mengambil jurusan pendidikan, biasanya mereka selalu ingin jadi guru SD, SMP, atau SMA.

Pekerjaan menjadi dosen memang harus kuliah yang tinggi. Minimal S-2. Ya para master lah yang layak menjadi dosen. Inilah yang bikin jarang mahasiswa bermimpi jadi dosen. Karena mayoritas, setelah lulus S-1 pikirannya selalu ingin kerja saja. Kerja di perusahaan atau mana yang cepat.



Padahal menjadi dosen itu enak loh. Lebih enak daripada menjadi guru SD, SMP, dan SMA. Inilah alasan kenapa jadi dosen lebih enak:

 1. Dosen itu gajinya lebih tinggi daripada guru SD, SMP, SMA. Gaji minimal dosen adalah 4 juta (gaji pokok aja) belum tunjangan yang lain. Dosen yang golongannya tinggi, bisa mencapai belasan juta per bulan.

2. Dosen mengajar murid-murid yang sudah dewasa sikap dan pemikirannya, yaitu para mahasiswa. Dosen tidak memiliki "tanggung jawab" untuk melakukan bimbingan moral dan psikologis pada mahasiswa. Mau mahasiswa rambutnya gondrong dibiarkan saja. Kalau guru SD, SMP, SMA pasti menegur.

3. Dosen memiliki jam kerja yang lebih fleksibel karena tidak setiap jam mengisi kuliah.

4. Dosen mengajar mata kuliah yang memang dia kuasai, sesuai dengan bidang keilmuanya dan biasanya ini serumpun yang memang benar-benar dikuasai. Bandingkan dengan guru SD misalnya yang harus menguasai banyak mata pelajaran yang sama sekali tidak berkaitan satu sama lain.

5. Profesi dosen dipandang bergengsi daripada guru SD, SMP, dan SMA. Dosen dianggap memiliki ilmu yang lebih mumpuni karena itu dosen sering dimintai tolong sebagai peneliti, konsultan, atau aktor yang mempengaruhi keputusan kebijakan publik atau proyek untuk masyarakat umum yang penting.

6. Menjadi dosen memiliki kemungkinan untuk memiliki strata akademis hingga bergelar profesor. Karena seorang dosen akan terpacu untuk benar-benar mengabdikan ilmu sebagai pengajar. Sekaligus mengabdikan diri pada negara untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

7. Menjadi dosen membuka peluang yang luas akan tali persaudaraan dengan sesama dosen, juga dengan mahasiswa. Ini akan sangat berguna bagi hidup di masa tua kelak. Karena tali persaudaraan ini akan membuat hidup jadi gembira.

0 comments:

Post a comment