Wednesday, 5 October 2016

Filled Under:

Inilah Alasan Kenapa Menikah Saat Masih Kuliah Itu Baik dan Termasuk Perbuatan Mulia

Tidak dapat dipungkiri kamu pasti punya pacar. Di saat kamu sibuk dengan urusan perkuliahan, kamu juga sibuk pacaran sama dia. Kamu tiap hari jalan-jalan sama dia dan belajar bareng, tapi cuma kadang-kadang. Dan tidak dapat dipungkiri, kamu pun sering melakukan hal nyeleneh bersamanya, seperti berduaan di tempat sepi.

Pacaran itu hal lumrah bagi manusia yang usianya sudah dewasa seperti mahasiswa. Tidak akan ada yang menolak soal ini. Masalahnya adalah pacaran itu kadangkala bahaya. Bagaimana jika pihak perempuannya hamil. Kan repot. Hamil itu lama loh, 9 bulan 10 hari. Dan kalau sudah hamil otomatis si cewek akan mengurus bayinya.



Dengan fakta itu, apakah artinya pacaran itu haram, dalam arti tidak boleh karena bahaya? Tidak juga demikian. Justru ketika hubungan kamu dan dia sudah dekat-dekatnya. Sebaiknya kalian langsung menikah saja. Agar segala resiko yang akan diemban sudah dipikirkan matang-matang. Terutama soal masa cuti hamil dan soal pengasuhan bayi pasca hamil.

Inilah alasan kenapa menikah saat masih kuliah itu baik dan termasuk perbuatan mulia:

1. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan memiliki banyak waktu buat belajar bersama. Kamu dan dia saling bahu-membahu menyelesaikan tugas kuliah.

2. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu bakal semakin rajin dan semangat kuliah. Soalnya ingin cepat lulus supaya fokus rumah tangga.

3. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan semakin berusaha meningkatkan IPK, soalnya malu kalau IPK jatuh.

4, Ketika kamus sudah menikah dengan dia, kamu bakal terhindar dari dosa karena tiada zina di dalam perkawinan sah.

5. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, hidupmu lebih ringan, karena segala masalah akan ditanggung bersama.

6. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan semakin bisa mengatur diri sendiri dan disiplin. Soalnya ada pasanganmu yang selalu mensupportmu.

7. Ketika kamu sudah menikah degan dia, pikiranmu akan lebih jernih dan anti galau karena kamu sudah tidak akan terjangkit penyakit galau cinta. Masalahnya dia sudah menjadi milikmu.

8. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu bakal semakin disayang keluarga. Karena keluargamu otomatis bertambah banyak. Kamu mendapatkan kasih sayang dan dukungan dari mertua sekaligus orang tua.

0 comments:

Post a comment