Friday, 26 August 2016

Filled Under: ,

Cara Mudah Menguasai Bahasa Inggris Adalah Dengan Paham Hakikat Bahasa Sebagai Alat

Bahasa adalah hakikat kehidupan. Karena dengan bahasalah kehidupan tersampaikan maknanya. Melalui bahasa, manusia diajak untuk menggapai nalar setinggi-tingginya. Melalui bahasa, hidup berjalan dengan pasang-surutnya. Dan uniknya, dia yang menguasai bahasa, akan memiliki wewenang untuk berada di atas. Sebagaimana kata Foucault, karena bahasa adalah pengetahuan. Dan pengetahuan adalah kekuasaan.

Mempelajari bahasa bukan urusan mudah. Apalagi menguasainya, tentu adalah hal yang sulit. Belajar bahasa artinya harus belajar memperlakukan bahasa sebagai bidang studi yang merasuk ke dalam jiwa seutuhnya. Kebanyakan orang memperlakukan bahasa hanya sebagai sebuah bidang studi ilmu pengetahuan.

Mereka menempatkan bahasa sebagaimana ilmu pengetahuan alam maupun sosial, seperti matematika, biologi, geografi, dan sosiologi. Hingga mereka mati-matian menghafal kosa kata, mempelajari stuktur tenses, dan mengikuti aneka macam les bahasa. Dan pada akhirnya, mereka tidak bisa menguasai apa-apa karena tidak mampu menangkap aneka pelajaran ilmu pengetahuan bahasa itu.



Nah, jika demikian, harusnya bahasa, maksudnya bahasa Inggris harusnya ditempatkan bagaimana? Ternyata, harusnya bahasa Inggris ditempatkan sebagai sebuah alat. Di mana alat ini hanya dikuasai dengan cara mengenali melalui kebiasaan mempraktekkan secara intensif.

Secara terstruktur, komponen ketrampilan bahasa Inggris yaitu meliputi: speaking, reading, writing, listening. Maka keempat komponen itu harus dilatih setiap hari secara intens agar bisa mahir berbahasa Inggris. Latihannya bukan hanya dengan metode dihafalkan dan ditulis dalam aneka macam buku catatan. Melainkan harus dipraktekkan secara riil (nyata).

Untuk belajar speaking, menguasai elemen berbicara bahasa Inggris. Maka cobalah praktek bicara bahasa Inggris dengan mengajak teman bule. Bicara secara lisan tentunya. Latihan bicara intens sangat membantu untuk belajar pelafalan yang benar.

Begitu pula dengan reading, writing, dan listening juga harus dipraktekkan secara nyata dan intens. Khusus untuk bab writing dan listening tidak bisa dikuasai secara instant karena cukup rumit. Sebab, perlu memiliki kemampuan gramatikal yang bagus. Kemampuan mendengar dan menulis sangat bergantung pula pada tingkat penguasaan terhadap kosa kata. Semakin banyak kosa kata yang dikenal maka semakin mudah untuk menulis dan mendengar.

0 comments:

Post a Comment